Berat Badan Sulit Turun Meski Diet? Bisa Jadi Kamu Kurang Makan Ini

Jakarta, Altava health Indonesia

—

Merasa sulit

menurunkan berat badan

? Penyebabnya bisa jadi karena kamu kurang makan

serat

dalam keseharian.

Proses penurunan berat badan sering kali identik dengan mengurangi porsi makan. Padahal, asupan tertentu, seperti serat, justru dibutuhkan untuk memperlancar proses.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada banyak tips diet yang tersebar di tengah masyarakat. Sayangnya, pola makan seperti itu sering kali tidak diimbangi dengan asupan serat harian yang mencukupi.

Akibatnya, bukan hanya kesehatan pencernaan yang terganggu, tapi rasa kenyang juga jadi berlangsung lebih lama. Hal ini membuat kamu mudah merasa lapar.

Dokter dari Kalbe Consumer Health, Elizabeth Angelina mengaku kerap menemukan permasalahan di atas dalam kehidupan masyarakat modern saat ini.

“Kesibukan sering kali membuat orang memilih makanan yang praktis dan mengenyangkan, tetapi belum tentu memenuhi kebutuhan nutrisi harian, termasuk serat,” ujar Elizabeth, dalam siaran pers Femy Fiber yang diterima

Altava healthIndonesia.com

, Selasa (4/8).

Padahal, lanjut Elizabeth, serat berperan penting dalam menjaga fungsi pencernaan sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.

“Saat kebutuhan serat terpenuhi, keinginan untuk makan atau ngemil berlebihan dapat lebih terkontrol sehingga turut mendukung upaya menjaga berat badan yang ideal,” tambah dia menjelaskan.

Konsumsi serat yang cukup dapat memperlambat proses pengosongan lambung sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Kondisi ini pada akhirnya membantu mengendalikan asupan kalori sebagai bagian dari pengelolaan berat badan.

Sebaliknya, saat kebutuhan serat tidak terpenuhi, rasa kenyang bakal cepat hilang dan mendorong rasa lapar berlebih. Akibatnya, asupan kalori bertambah dan berat badan pun tak kunjung turun.

[Gambas:Video Altava health]

(asr)

Baca lagi: Duka Pemakaman 112 Jenazah Keluarga Besar Gaza Korban Serangan Israel

Baca lagi: Said Abdullah: RedTalks Tempat Kami Mendengar Suara Anak Muda

Baca lagi: Box Office Musim Panas China Tembus Rp18,69 T, Dikerek Film Lokal

6 Responses

  1. Ulasan yang sangat mencerahkan! Saya penasaran, apakah ada penyesuaian khusus yang perlu dilakukan jika konsep ini diterapkan di daerah dengan budaya atau karakteristik sosial yang berbeda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: