
Daftar Isi
Penyebab umum benjolan di ketiak
Kapan harus waspada terhadap benjolan di ketiak?
Bagaimana dokter melakukan diagnosis?
Jakarta, Altava health Indonesia
—
Benjolan di
ketiak
sering kali menimbulkan rasa khawatir, terutama jika muncul secara tiba-tiba atau terasa nyeri saat disentuh. Meski tidak selalu menandakan kondisi serius, kemunculannya tetap perlu diperhatikan agar penyebabnya dapat diketahui dengan tepat.
Area ketiak memiliki banyak kelenjar getah bening, folikel rambut, serta kelenjar keringat yang dapat menjadi sumber munculnya benjolan. Dalam banyak kasus, benjolan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, ada juga kondisi tertentu yang memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyebab umum benjolan di ketiak
Salah satu penyebab paling umum adalah pembengkakan kelenjar getah bening. Menurut
Cleveland Clinic
, kelenjar getah bening dapat membesar saat tubuh sedang melawan infeksi akibat virus, bakteri, atau kondisi peradangan lainnya.
Benjolan juga dapat muncul akibat infeksi pada folikel rambut atau folikulitis. Kondisi ini sering terjadi setelah mencukur bulu ketiak dan biasanya disertai kemerahan, nyeri, atau rasa tidak nyaman pada kulit.
Selain itu, benjolan di ketiak dapat disebabkan oleh kista. Kista terbentuk ketika cairan, sel kulit mati, atau zat lain terperangkap di bawah permukaan kulit. Umumnya kista tidak berbahaya, tetapi dapat membesar atau mengalami peradangan.
Penyebab lainnya adalah lipoma, yaitu benjolan yang terbentuk dari jaringan lemak. Lipoma biasanya terasa lunak saat disentuh dan dapat digerakkan di bawah kulit. Kondisi ini umumnya bersifat jinak.
Kapan harus waspada terhadap benjolan di ketiak?
Sebagian besar benjolan di ketiak tidak berbahaya dan dapat mengecil atau hilang dengan sendirinya. Namun, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai karena dapat mengindikasikan kondisi yang lebih serius.
Segera periksakan diri ke dokter jika benjolan terus membesar, terasa keras, tidak dapat digerakkan saat disentuh, atau tidak kunjung hilang setelah beberapa minggu. Kondisi tersebut memerlukan evaluasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.
Menurut
Healthline
, pembengkakan kelenjar getah bening yang berlangsung lama juga dapat berkaitan dengan gangguan kesehatan tertentu, termasuk penyakit autoimun atau kondisi yang memengaruhi sistem limfatik.
Waspadai pula jika benjolan disertai gejala lain seperti demam berkepanjangan, keringat malam berlebihan, kelelahan yang tidak biasa, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Gejala-gejala tersebut dapat menjadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami masalah kesehatan yang memerlukan pemeriksaan medis.
Bagaimana dokter melakukan diagnosis?
Untuk mengetahui penyebab benjolan di ketiak, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan riwayat kesehatan pasien. Dokter juga dapat mengevaluasi ukuran, tekstur, serta apakah benjolan terasa nyeri atau tidak saat disentuh.
Jika diperlukan, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan tambahan seperti tes darah untuk mendeteksi infeksi atau peradangan.
Pada beberapa kasus, pemeriksaan pencitraan seperti USG atau mammografi juga dapat dilakukan untuk melihat kondisi jaringan di sekitar ketiak.
Apabila penyebab benjolan masih belum dapat dipastikan, dokter mungkin menyarankan biopsi. Prosedur ini dilakukan dengan mengambil sampel jaringan untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium.
Itu dia ulasan lengkap mengenai penyebab hingga risiko benjolan di ketiak yang bisa kamu pelajari. Semoga informasi ini bermanfaat.
(han/asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Ini 9 Manfaat Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur, Tak Cuma Segar
Baca lagi: Kondisi Terkini Tio Pakusadewo setelah Dirawat di Rumah Sakit




12 Responses
cukup bagus untuk menambah wawasan http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9821-3/
seneng banget deh nemu artikel sebagus dan sekeren ini https://www.kufirst.center.ku.ac.th/28jul2564/
Terasa sekali dedikasi penulis dalam menyusun karya literasi ini.http://www.kufirst.center.ku.ac.th/ashlandwebinar_29042021/
Keren! Terus berkarya dan menghasilkan tulisan-tulisan bermutu seperti ini.http://www.kufirst.center.ku.ac.th/afsf9/
Terima kasih telah menyuarakan hal yang sangat penting ini kepada publik.https://www.kufirst.center.ku.ac.th/ku-milk-link/
Bacaan yang sangat bergizi untuk otak. Lanjutkan!http://www.kufirst.center.ku.ac.th/foodfasetyseries11/
Sempurna! Tidak ada satu pun bagian yang membosankan.http://www.kufirst.center.ku.ac.th/meet-the-new-wave-of-future-meat-webinar/
Saya baru pertama kali berkunjung ke blog ini dan langsung menemukan artikel yang bermanfaat. http://www.asahi-net.or.jp/~an6h-tknb/twitter.html
Topiknya sangat menarik untuk diikuti. Saya kebetulan menemukan pembahasan serupa di https://motion-gallery.net/users/627850/creations.
Senang melihat masih banyak blog yang konsisten menghadirkan informasi bermanfaat. Sebagai tambahan bacaan, Anda bisa mengunjungi https://justpaste.it/u/King88com_guru.
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1135 yang membahas isu terkait secara ekstensif.
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://magic.ly/CATCAT/Prediksi-Cuaca-Ekstrim-Menggunakan-Pendekatan-Regresi-Nonparametrik juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.