
Daftar Isi
Hormon pertumbuhan paling aktif saat anak tidur
Anak tetap butuh nutrisi penting
Tidur dan nutrisi saling melengkapi
Jakarta, Altava health Indonesia
—
Banyak orang tua mengira
tinggi badan
anak hanya ditentukan oleh seberapa banyak ia makan. Tak heran, ketika anak tampak lebih pendek dibanding teman sebayanya, perhatian langsung tertuju pada susu, vitamin, atau menambah
porsi makan
.
Faktanya, pertumbuhan anak tidak hanya bergantung pada asupan nutrisi. Ada faktor lain yang tak kalah penting, tetapi kerap luput dari perhatian, yakni kualitas tidur. Seberapa besarkah pengaruh tidur terhadap tinggi badan anak?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hormon pertumbuhan paling aktif saat anak tidur
Tidur bukan sekadar waktu bagi tubuh untuk beristirahat. Saat anak memasuki fase tidur nyenyak (
slow-wave sleep
), tubuh menjalankan berbagai proses penting, salah satunya melepaskan hormon pertumbuhan (
growth hormone
).
Menurut studi oleh Marco Zaffanello et al. di jurnal
Frontiers in Endocrinology
(2024), sebagian besar pelepasan hormon pertumbuhan terjadi pada awal tidur malam, tepat ketika anak berada dalam fase tidur paling dalam.
Hormon tersebut berperan penting dalam pembentukan tulang, otot, serta berbagai jaringan tubuh yang mendukung pertumbuhan tinggi badan.
Ini menunjukkan tidur yang terlalu singkat atau sering terganggu dapat mengurangi kesempatan tubuh memproduksi hormon pertumbuhan secara optimal.
Anak tetap butuh nutrisi penting
Meski tidur memegang peran penting, bukan berarti anak bisa tumbuh tinggi hanya dengan tidur lebih lama. Pertumbuhan tetap membutuhkan ‘bahan baku’, yakni nutrisi.
Mengutip studi Esteban Puentes et al. di jurnal
Economics and Human Biology
(2016) tentang pertumbuhan anak, asupan protein pada usia 6 hingga 24 bulan berkaitan positif dengan pertumbuhan tinggi badan.
Protein dibutuhkan tubuh untuk membentuk jaringan baru, memperkuat tulang, serta mendukung berbagai proses pertumbuhan yang dipicu hormon pertumbuhan.
Hormon pertumbuhan memang memberikan sinyal agar tubuh bertumbuh, tetapi proses tersebut tidak akan berjalan optimal apabila tubuh kekurangan nutrisi.
Tidur dan nutrisi saling melengkapi
Sejumlah studi di atas menegaskan, tidak tepat jika mengatakan tinggi badan anak lebih dipengaruhi oleh tidur daripada makanan, atau sebaliknya. Keduanya justru memiliki peran yang saling melengkapi.
Tidur berkualitas membantu tubuh memproduksi hormon pertumbuhan secara optimal, sedangkan nutrisi menyediakan zat gizi yang dibutuhkan agar tulang dan jaringan tubuh dapat berkembang dengan baik.
Oleh karena itu, anak yang sudah makan cukup tetapi kurang tidur tetap berisiko mengalami gangguan pertumbuhan. Sebaliknya, tidur yang cukup juga tidak akan banyak membantu jika kebutuhan nutrisi hariannya tidak terpenuhi.
Di samping itu, tinggi badan anak juga dipengaruhi berbagai faktor lain, mulai dari genetik, aktivitas fisik, hingga kondisi kesehatan secara keseluruhan.
Faktor keturunan memang menentukan potensi tinggi badan seseorang. Namun, potensi tersebut tetap dipengaruhi oleh lingkungan, termasuk pola makan, kualitas tidur, dan gaya hidup selama masa pertumbuhan.
Mencukupi kebutuhan protein, memastikan anak tidur cukup setiap malam, rutin beraktivitas fisik, serta menjaga kesehatan secara umum merupakan kombinasi yang sama pentingnya untuk mendukung pertumbuhan tinggi badan.
Jika anak sudah makan dengan baik tetapi pertumbuhannya tampak lebih lambat dibandingkan anak seusianya, tidak ada salahnya mulai memperhatikan kembali pola tidurnya. Sebab, pertumbuhan anak tidak hanya terjadi di meja makan, tetapi juga saat ia tertidur lelap di malam hari.
(anm/rti)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Altava health]
Baca lagi: Pria Diduga Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel
Baca lagi: BSKDN Ajak Mahasiswa KKN Uncen Kembangkan Inovasi Kearifan Lokal
Baca lagi: DPR Minta Kaji Matang Tarik Wacana SPP SMA/SMK di Jabar




4 Responses
genting138 salah satu situs slot gacor slot777
Pembahasannya jelas dan tidak bertele-tele sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Saya juga membandingkannya dengan https://journal.kci.go.kr/ihss/archive/articleView?artiId=ART001636543 dan keduanya sama-sama bermanfaat.
Ulasan yang sangat komprehensif dan ngebuka wawasan banget. Buat yang pengen mendalami isu yang sama, saya juga sangat menyarankan bacaan di https://magic.ly/dsy2788/Memahami-Dinamika-Geopolitik:-Perang-Ekonomi-di-Era-Modern.
Ulasannya mantap banget min, penjelasannya detail dan terstruktur dengan rapi. Makasih banyak infonya. Kebetulan kemarin saya nemu referensi tambahan yang membahas hal serupa di https://www.mortgageboss.ca/link.aspx?cl=960&l=5648&c=13095545&cc=8636&url=https://fixyourfitness.com/ buat pelengkap materi.